Melihat Kemuliaan Yesus

dimuliakanBacaan: Matius 17:1-13

Mengapa kisah pemuliaan Yesus ini ditempatkan segera selepas pengumuman penderitaan Yesus yang pertama? Para murid sudah menyatakan iman mereka bahawa Yesus adalah Mesias. Namun, mereka dibingungkan oleh kenyataan Yesus sendiri bahawa Mesias harus menderita bahkan mati sebelum dibangkitkan. Selain itu, sebagai murid Yesus harus bersedia mengikut Dia, turut dalam penderitaan memikul salib.

Peristiwa ini penting bagi para murid untuk meyakini bahawa memang Yesuslah Mesias yang dinubuatkan oleh PL. Pertama, kehadiran Musa dan Elia yang bercakap-cakap dengan Yesus menyatakan bahawa Yesus benar-benar Mesias yang dinubuatkan oleh PL. Musa mewakili Taurat dan Elia mewakili nabi-nabi. Ini pertama kalinya Yesus menampakkan kemuliaan-Nya dengan cara seperti ini. Kata yang diterjemahkan “berubah rupa” (2) berasal dari kata metamorfosis, perubahan luar yang berasal dari dalam. Bererti pada dasarnya Yesus adalah Tuhan. Sejak inkarnasi, Yesus merendahkan diri-Nya taat pada kehendak dan rencana Bapa untuk menyelamatkan manusia melalui kematian-Nya.

Kedua, kenyataan dari syurga (5). Kenyataan Bapa yang berkenan pada karya Kristus adalah yang kedua kalinya. Pertama, apabila Yesus dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis (3:17). Kedua, Tuhan Bapa menegaskan semula misi Yesus, melalui penderitaan-Nya untuk menyelamatkan manusia. Ketiga, paling tidak bagi sebahagian murid, perkataan Yesus di Mat. 16:28 tergenapi. Yohanes, Yakubos, dan Petruslah yang menyaksikan sekilas Anak Manusia dimuliakan sebagai Raja. Keempat, menjawab soalan para murid mengenai Elia yang akan datang, Yesus justeru mengaitkannya dengan kedatangan Yohanes Pembaptis sebagai pendahulu Mesias.

Yesus adalah Mesias yang menyelamatkan manusia berdosa. Karya-Nya ini sangat dihargai oleh Tuhan Bapa dan sempurna menyelamatkan manusia berdosa. Oleh kerana itu, Dia layak menerima kemuliaan sebagai Tuhan. Mari beri kemuliaan dan hormat hanya kepada Yesus!!

Petikan Alkitab : Matius 17:1-13

17:1. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
17:2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
17:3 Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.
17:4 Kata Petrus kepada Yesus: “Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.”
17:5 Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”
17:6 Mendengar itu tersungkurlah murid-murid-Nya dan mereka sangat ketakutan.
17:7 Lalu Yesus datang kepada mereka dan menyentuh mereka sambil berkata: “Berdirilah, jangan takut!”
17:8 Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorangpun kecuali Yesus seorang diri.
17:9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: “Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorangpun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati.”
17:10 Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: “Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?”
17:11 Jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu
17:12 dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka.”
17:13 Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.

Sumber : Santapan Harian terbitan Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Diterjemahan dari bahasa Indonesia kepada bahasa Malaysia

Share Button

Tinggalkan Balasan